Gegar budaya
Gegar budaya adalah respon yang mendalam dan negatif terhadap depresi, frustrasi dan disorientasi yang dialami oleh orang-orang yang tinggal di lingkungan budaya baru. Gejala psikologis dan kultural tersebut dialami oleh tokoh anak dalam novel Une Année chez les Français karya Fouad Laroui. Penelitian tentang gegar budaya dan perebutan identitas sebagai akibatnya dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data berupa kutipan yang relevan dikumpulkan dengan mengacu pada teknik mencatat dan dianalisis untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat empat fase gegar budaya yang dilalui oleh tokoh utama yaitu: fase bulan madu, fase penjara, fase adaptasi, dan fase penyesuaian. Faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya gegar budaya pada tokoh-tokoh tersebut adalah: faktor intrapersonal, variasi budaya, dan manifestasi sosial politik. Tiga aspek gegar budaya yang dialami Mehdi adalah: hilangnya tanda-tanda yang sudah dikenal, krisis identitas, dan terputusnya komunikasi antarpribadi yang berujung pada frustrasi dan kecemasan akibat hambatan bahasa. Sedangkan gejala gegar budaya yang dialaminya adalah: kesedihan, kesepian, dan kesengsaraan; perubahan perilaku, stres atau depresi, mengidentifikasi dengan budaya lama atau mengidealkan daerah lama; kehilangan identitas; tidak percaya diri; merasa kehilangan, dan merindukan keluarga.

Unduh di sini


Keterangan
Judul Asli: Gegar Budaya dan Pergulatan Identitas dalam Novel Une Année Chez Les Français Karya Fouad Laroui
Penulis: Tania Intan
Bahasa: Indonesia
Jurnal: Jurnal Ilmu Budaya
Tahun: 2019
DOI: -

Ilustrasi: NYtimes

Elga Ahmad
Pegiat & Penggiat Bahasa

Komentar

Postingan Lebih Baru Postingan Lama